Tujuh Keuntungan Tabungan iB BRI Syariah

Tujuh keuntungan bagi nasabah jika memiliki Tabungan BRI Syariah iB. Tabungan ini juga memberikan emas kepada nasbahnya.

Jakarta–Setelah sukses dengan program Hujan Emas Tabungan BRI Syariah iB periode pertama dan kedua, kini BRI Syariah meluncurkan lagi program Hujan Emas BRISyariah iB periode ketiga,  Total hadiah yang disediakan BRI Syariah adalah sebesar 9 kg emas. Total hadiah 9 kg emas ini dibagi dalam dua periode, yaitu periode pertama, 15 Februari sampai 31 Juli 2011. Sedangkan periode kedua, 1 Agustus 2011 sampai 31 Desember 2011.

Selain berkesempatan memenangkan emas dari Tabungan ini, nasabah juga memiliki tujuh manfaat dari tabungan ini. Manfaat pertama, saldo awal ringan yaitu sebesar Rp50 ribu. Kedua, gratis biaya administrasi bulanan tabungan. Ketiga, gratis biaya bulanan kartu ATM.

Keempat, gratis biaya tarik tunai di ATM BRI, ATM Bersama, dan ATM Prima. Kelima, gratis biaya cek saldo di ATM BRI, ATM bersama dan ATM Prima. Keenam, gratis biaya transfer jaringan ATM Prima dan Bersama. Ketujuh, gratis biaya debit Prima.

Direktur Utama BRI Syariah Ventje Rahardjo mengatakan, produk tabungan BRI Syariah iB ini ditujukan untuk mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK) di sisi tabungan. Karena berdasarkan laporan keuangan BRI Syariah per Desember 2010, DPK BRI Syariah masih di dominasi deposito. Deposito sebesar 73%, tabungan ssebesar 19% dan giro 8%.

“Ke depan (lima tahun ke depan)  kami akan mengurangi komposisi deposito menjadi 50%. Sedangkan sisanya tabungan dan giro akan menjadi 50% juga,” kata Ventje kepada Infobanknews.com, disela-sela peluncuran program Hujan Emas Tabungan BRISyariah iB periode ke tiga, di Jakarta, Kamis, 3 Maret 2011.

Ventje menambahkan, selain melalui tabungan BRISyariah iB, BRISyariah pun akan meningkatkan tabungan dan giro melalui layanan cash management. “Kami akan memberikan layanan cash management kepada rumah sakit, universitas dan pondok pesantren. Namun, Cash mangement yang kami berikan bukan untuk perusahaan besar. Kalau perusahaan besar sudah dilayani oleh bank-bank besar,” jelasnya. Berdasarkan laporan keuangan, DPK BRI Syariah sampai Desember 2010  sebesar Rp5,1 triliun. DPK ini naik sebesar Rp3,3 triliun jika dibandingkan Desember 2009. Sampai Desember 2009, DPK BRIS yariah mencapai Rp1,8 triliun.