Koperasi

Pembiayaan Koperasi

Pembiayaan yang diberikan melalui Koperasi Karyawan atau Koperasi Pegawai RI dengan mekanisme executing, yang ditujukan kepada karyawan suatu perusahaan atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) suatu instansi yang memiliki pendapatan tetap bulanan berupa gaji dan menjadi anggota koperasi.

Fitur :

-          Target market : Koperasi Karyawan / Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)
-          Akad Mudharabah
-          Jangka waktu pembiayaan s.d 60 bulan
-          Dilindungi oleh asuransi jiwa kredit

Kriteria Koperasi :

  1. Koperasi berasal dari Perusahaan BUMN/BUMD, Perusahaan Multinasional, Lembaga Pemerintahan,
  2. Koperasi memenuhi persyaratan keabsahan badan hukum dari Dinas/Departemen Koperasi wilayah kerjanya maupun persyaratan perijinan usaha (NPWP, TDP, SIUP, Keterangan Domisili)
  3. Telah beroperasi minimal 3 tahun
  4. Membukukan laba / keuntungan bersih dalam 2 tahun terakhir
  5. Wajib memberikan laporan keuangan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) bagi Koperasi yang memiliki total asset diatas Rp 20 miliar
  6. Melaksanakan RAT minimal 3 tahun berturut-turut  ditandai dengan buku Laporan RAT
  7. Tidak termasuk dalam Daftar Hitam Bank Indonesia dan tidak memiliki kredit macet di perbankan

Kriteria Anggota Koperasi yang memperoleh pembiayaan :

  1. WNI
  2. Karyawan / pegawai tetap
  3. Telah menjadi anggota Kopkar / KPRI minimal 1 tahun
  4. Usia maksimal pada saat jatuh tempo pembiayaan adalah 54 tahun atau 1 tahun sebelum usia pensiun
  5. Jumlah kewajiban angsuran pembiayaan (pokok & marjin) per bulan tidak melebihi 40% dari Take Home Pay

*Syarat dan ketentuan berlaku

Pembiayaan BPRS

Pembiayaan yang diberikan kepada BPRS dengan tujuan untuk disalurkan lebih lanjut kepada para nasabahnya dengan mekanisme executing.

Fitur :

-          Akad Mudharabah
-          Jangka waktu pembiayaan s.d 36 bulan
-          Dilindungi oleh asuransi jiwa kredit

Kriteria BPRS :

  1. Hasil penilaian TKS 3 tahun terakhir ”SEHAT”
  2. Penilaian Manajemen 3 tahun terakhir ”SEHAT”
  3. Telah beroperasi minimal 3 tahun
  4. Salah satu key person memiliki pengalaman perbankan minimal 5 tahun
  5. BPRS, Pengurus, dan Pemegang Saham tidak memiliki kredit bermasalah di bank lain.
  6. Membukukan laba 3 tahun terakhir
  7. Wajib memberikan laporan keuangan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) bagi BPRS yang memiliki total asset diatas Rp 10 miliar
  8. Mampu menjaga NPF ≤3 %

 *Syarat dan ketentuan berlaku