Internet Banking

Kami Bantu Anda Bertransaksi Dengan Cepat, Aman dan Mudah

Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan bergerak dinamis, serta untuk menghemat waktu bagi pelaku bisnis seperti Anda, diperlukan solusi yang tepat, untuk melakukan transaksi dengan Cepat, Aman dan Mudah. 

BRISyariah hadir untuk Anda dengan memberikan solusi bertransaksi dengan cepat, aman dan mudah, melalui Layanan Internet Banking BRIS.

Internet Banking BRISyariah (Internet Banking BRIS)

Adalah fasilitas layanan transaksi perbankan melalui jaringan internet yang dapat diakses selama 24 jam, kapan dan dimanapun  nasabah berada menggunakan Personal Computer, Laptop, Notebook atau PDA.

Internet Banking BRIS akan memberikan Anda kemudahan, kepraktisan,  keamanan serta kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan transaksi secara online. Dengan layanan Internet Banking, transaksi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, selama terdapat koneksi jaringan internet.

Internet Banking BRIS membantu Anda dalam hal: 

  • Melakukan transaksi non finansial, seperti informasi saldo dan mutasi rekening, dan transaksi finansial, seperti transfer Antar Rekening BRISyariah, transfer Online Antar Bank, SKN (Kliring) dan RTGS.
  • Melakukan proses pembayaran tagihan bulanan Anda, seperti pembayaran listrik dan Telepon* 
  • Melakukan transaksi pembelian.

* dalam pengembangan

Apa Keuntungan Menggunakan Layanan Internet Banking BRIS?

  • Hemat Waktu, karena Anda tidak perlu meninggalkan meja kerja Anda untuk melakukan aktivitas perbankan, cukup menggunakan PC, Laptop atau smartphone  Anda yang telah terkoneksi dengan jaringan internet.
  • Aman, dilengkapi sistem keamanan berlapis dengan dukungan keamanan jaringan SSL (Secure Socket Layer) bersertifikat Verisign 128 bit serta e – Token BRIS.
  • Transaksi Real Time Online, karena dapat dilakukan kapanpun, dan dimanapun melalui jaringan internet
  • Satu akses untuk semua produk, dengan login hanya menggunakan 1 User ID Anda dapat sekaligus mengakses seluruh produk yang Anda miliki di BRISyariah.

Fitur Layanan Yang Tersedia 


No

Jenis Layanan

1

Informasi Saldo

2

Informasi Mutasi Rekening Tabungan / Giro

3

Informasi Portofolio Rekening Tabungan / Giro

4

Informasi Deposito

5

Cetak (download) mutasi Rekening  Tabungan / Giro

6

Transfer Antar Rekening BRIS

7

Transfer Online ke rekening bank Anggota Jaringan Bersama dan Prima

8

Transfer Antar Bank via SKN (Sistem Kliring Nasional)

9

Transfer Antar Bank via RTGS (Real Time Gross Settlement)

10

Pembayaran Tagihan Listrik & Pembelian Pulsa listrik (prepaid)

Bagaimana Cara Memperoleh Layanan Internet Banking BRIS?

  1. Telah memiliki/membuka rekening tabungan di BRISyariah pada kantor cabang Induk/ Kantor Cabang/ Kantor Cabang Pembantu/ Kantor Kas BRISyariah
  2. Nasabah memiliki kartu ATM BRIS ;
  3. Nasabah memiliki nomor Ponsel ;
  4. Nasabah memiliki alamat email ;
  5. Melakukan proses registrasi Internet Banking BRIS yang dilakukan melalui Kantor Cabang BRISyariah atau secara Mandiri melalui website www.brisyariah.co.id atau https://ibank.brisyariah.co.id ;
  6. Melakukan Aktivasi Transaksi Finansial melalui kantor cabang BRISyariah terdekat ;
  7. Melakukan pemesanan e-Token BRIS sebagai fasilitas tambahan untuk melakukan aktivitas transaksi finansial Anda dan melakukan proses aktivasi e – Token BRIS pada layanan Internet Banking BRIS Anda ; 
  8. Nasabah telah membaca syarat dan ketentuan Layanan Internet Banking BRIS ;

e – Token BRIS

  1. e-Token BRIS adalah sistem pengaman berupa deretan angka atau nomor yang terdiri dari 6 digit angka / nomor yang merupakan otentikasi tambahan selain user ID dan Password yang dikirimkan melalui teknologi SMS (short message service) BRISyariah ke telepon seluler /handphone nasabah pengguna Internet Banking BRIS. 
  2. e – Token BRIS hanya digunakan untuk keperluan transaksi finansial yang dilakukan oleh Nasabah Pengguna pada situs Internet Banking BRIS https://ibank.brisyariah.co.id  ; 

Limit  Transaksi

Fitur

Nominal/ Hari

Per Transaksi

Transfer Internal BRISyariah

Rp 100.000.000,-

Sesuai dengan jumlah nominal per hari

Transfer Online Antar Bank

Rp 100.000.000,-

Rp 10.000.000,-

SKN

Rp 100.000.000,-

Sesuai dengan jumlah nominal per hari

RTGS

Rp 100.000.000,-

Sesuai dengan jumlah nominal per hari

Pembelian Isi Ulang Pulsa

 Rp 100.000.000,-

Sesuai dengan jumlah nominal per hari

Pembayaran Tagihan

Sesuai dengan jumlah tagihan

Biaya Layanan

Cara Registrasi Layanan Internet Banking

  1. Melalui www.brisyariah.co.id atau https://ibank.brisyariah.co.id

 1.       Nasabah melakukan login ke website BRIS atau https://ibank.brisyariah.co.id 

2.       Untuk proses registrasi, nasabah menginput No. Kartu ATM BRIS, PIN kartu ATM BRIS, No. Hp, Alamat Email 

3.       Nasabah membuat User ID dan Password Internet Banking

4.       Untuk memperoleh fitur finansial, Nasabah dapat datang langsung ke KC/KCP/KK BRISyariah terdekat.

  1. Melalui Kantor Cabang BRISyariah

1.       Nasabah datang langsung ke kantor datang langsung ke KC/KCP/KK BRISyariah terdekat

2.       Nasabah mengisi form layanan e-Banking dan membawa dokumen – dokumen pendukung sesuai dengan ketentuan

3.       Apabila form telah dilengkapi oleh Nasabah maka Petugas CS akan memproses permintaan registrasi layanan Internet Banking Nasabah

4.       Setelah proses registrasi selesai, Nasabah dapat sekaligus melakukan proses aktivasi fitur finansial .

Tips Keamanan Bertransaksi

a.       Selalu akses secara langsung melalui website resmi BRISyariah www.brisyariah.co.id atau https://ibank.brisyariah.co.id

b.      Hindari mengakses layanan Internet Banking BRIS melalui link yang dikirim via email (phissing)

c.       Hindari mengakses melalui situs /web lain

d.      Selalu menjaga kerahasiaan user ID & Password Internet Banking BRIS

e.      Apabila ponsel Nasabah Pengguna hilang segera hubungi CallBRIS 1500 789 , dan segera lakukan pemblokiran e – Token BRIS Anda.

f.        Petugas CallBRIS tidak pernah menanyakan Password Internet Banking BRIS Anda.

g.       Jangan pernah mencatat/menyalin User ID & Password Internet Banking Anda di dalam media apapun

SYARAT DAN KETENTUAN INTERNET BANKING BRIS

I. Istilah


1. Internet Banking BRIS adalah saluran distribusi Bank untuk mengakses rekening yang

dimiliki Nasabah melalui jaringan internet dengan menggunakan perangkat lunak

browser pada komputer atau smartphone.


2. Nasabah adalah perorangan pemilik rekening Tabungan BRISyariah iB serta

mempunyai Kartu ATM (Automatic Teller Machine) BRISyariah yang akan/telah

terdaftar oleh Bank sebagai pengguna layanan Internet Banking BRIS.


3. Nasabah Pengguna adalah Nasabah yang telah terdaftar sebagai pengguna layanan

Internet Banking BRIS.


4. Bank adalah PT Bank BRISyariah berkedudukan di Jakarta.

5. Kantor Cabang Bank/Kantor Cabang Pembantu Bank adalah semua Kantor Cabang

Bank/Kantor Cabang Pembantu Bank di seluruh Indonesia, yang tidak terbatas pada

Kantor Cabang Bank /Kantor Cabang Pembantu Bank asal (Pembuka Rekening

Tabungan).


6. User ID adalah identitas yang dimiliki oleh setiap Nasabah Pengguna yang harus

dicantumkan/diinput dalam setiap penggunaan layanan Internet Banking BRIS.

Penulisan user ID merupakan kombinasi huruf dan angka (alphanumeric) minimal 7

(tujuh) digit dan maksimal 12 (duabelas) digit dan bersifat non case sensitive.


7. Password Internet Banking BRIS adalah nomor identifikasi pribadi yang bersifat

rahasia dan hanya diketahui oleh Nasabah Pengguna serta harus

dicantumkan/diinput oleh Nasabah Pengguna pada saat menggunakan layanan

Internet Banking BRIS. Bersama-sama dengan User ID, Password digunakan untuk

memastikan bahwa nasabah bersangkutan adalah nasabah yang berhak atas layanan

Internet Banking BRIS. Password berupa kombinasi alphabet, numeric (alphanumeric)

dan simbol dengan Minimal 7 (tujuh) karakter dan maksimal 12 (dua belas) karakter

dengan kombinasi menggunakan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol serta

bersifat case sensitive.


8. PIN (Personal Identification Number) Registrasi Internet Banking BRIS adalah deretan

nomor atau deretan angka sebanyak 6 (enam) digit yang juga merupakan PIN Kartu

ATM BRIS dan digunakan untuk melakukan registrasi pertama kali di website

https://ibank.brisyariah.co.id yang sifatnya rahasia dan tidak diperkenankan

diberitahukan kepada pihak lain .


9. m-Token BRIS adalah sistem pengaman berupa deretan angka atau nomor yang

terdiri dari 6 (enam) digit angka / nomor yang merupakan otentikasi tambahan selain

user ID dan Password Internet Banking BRIS, m-Token dalam bentuk OTP (One Time

Password) yang dikirimkan melalui SMS (Short Message Service) oleh Bank ke telepon

seluler Nasabah Pengguna Internet Banking BRIS dan digunakan setiap kali nasabah

melakukan transaksi finansial dan beberapa transaksi non finansial.


10. Biaya Administrasi adalah biaya yang akan dibebankan oleh Bank kepada Nasabah

Pengguna atas pemanfaatan beberapa fitur layanan finansial yang terdapat pada

layanan Internet Banking BRIS .


II. Syarat Pendaftaran Internet Banking BRIS


1. Nasabah Pengguna yang hendak menggunakan layanan Internet Banking BRIS

terlebih dahulu harus melakukan registrasi/pendaftaran.


2. Registrasi layanan Internet Banking BRIS dilakukan melalui Kantor Cabang Bank/

Kantor Cabang Pembantu Bank/Kantor Kas Bank dan secara mandiri dengan login ke

https://ibank.brisyariah.co.id.


3. Nasabah memiliki HP dan Nomor HP dari operator yang aktif.


4. Pengaktifan layanan finansial hanya dapat dilakukan melalui Kantor Cabang / Kantor

Cabang Pembantu / Kantor Kas Bank terdekat.


5. Nasabah harus memiliki alamat E-mail.


6. Telah membaca dan memahami Syarat dan Ketentuan Internet Banking BRIS.


III. Ketentuan Penggunaan Layanan Internet Banking BRIS


1. Nasabah Pengguna dapat menggunakan layanan Internet Banking BRIS untuk

mendapatkan informasi dan atau melakukan transaksi Perbankan yang telah

ditentukan oleh Bank.


2. Untuk setiap pelaksanaan transaksi:


a. Nasabah Pengguna wajib memastikan ketepatan dan kelengkapan perintah

transaksi (termasuk memastikan bahwa semua data yang diperlukan untuk

transaksi telah diisi secara lengkap dan benar). Bank tidak bertanggung jawab

terhadap segala dampak apapun yang mungkin timbul yang diakibatkan

kelalaian, ketidaklengkapan, ketidakjelasan, atau ketidaktepatan

perintah/data dari Nasabah Pengguna.


b. Nasabah Pengguna memiliki kesempatan untuk memeriksa kembali dan atau

membatalkan data yang telah diisi pada saat konfirmasi yang dilakukan

secara otomatis oleh sistem sebelum adanya tanda persetujuan dari Nasabah

Pengguna.


c. Apabila telah diyakini kebenaran dan kelengkapan data yang diisi, sebagai

tanda persetujuan pelaksanaan transaksi maka Nasabah Pengguna wajib

memasukkan m-Token dan Password pada kolom yang telah disediakan pada

halaman layanan transaksi Internet Banking BRIS.


3. Segala transaksi yang telah diperintahkan kepada Bank dan disetujui oleh Nasabah

Pengguna tidak dapat dibatalkan.


4. Setiap perintah yang telah disetujui dari Nasabah Pengguna yang tersimpan pada

pusat data Bank merupakan data yang benar yang diterima sebagai bukti perintah

dari Nasabah Pengguna kepada Bank untuk melaksanakan transaksi yang dimaksud.


5. Bank menerima dan menjalankan setiap perintah dari Nasabah Pengguna sebagai

perintah yang sah berdasarkan penggunaan User ID, m-Token, dan Password dan

untuk itu Bank tidak mempunyai kewajiban untuk meneliti atau menyelidiki

keaslian maupun keabsahan atau kewenangan pengguna User ID, m-Token, dan

Password atau menilai maupun membuktikan ketepatan maupun kelengkapan

perintah dimaksud, dan oleh karena itu perintah tersebut sah mengikat Nasabah

Pengguna dengan sebagaimana mestinya, kecuali Nasabah Pengguna dapat

membuktikan sebaliknya.


6. Bank berhak untuk tidak melaksanakan perintah dari Nasabah Pengguna, apabila:

a. Saldo rekening Nasabah Pengguna di Bank tidak cukup.

b. Bank mengetahui atau mempunyai alasan untuk menduga bahwa terdapat

indikasi adanya tindak pidana penipuan atau aksi kejahatan lainnya yang telah

atau akan dilakukan.


7. Nasabah Pengguna menyetujui dan mengakui bahwa:

a. Dengan dilaksanakannya transaksi melalui Internet Banking BRIS, semua

perintah dan komunikasi dari Nasabah Pengguna yang diterima Bank akan

diperlakukan sebagai alat bukti yang sah meskipun tidak dibuat dokumen

tertulis dan atau dikeluarkan dokumen yang tidak ditandatangani.


b. Bukti atas perintah dari Nasabah Pengguna kepada Bank dan segala bentuk

komunikasi antara Bank dan Nasabah Pengguna yang dikirim secara elektronik

yang tersimpan pada pusat data Bank dan atau tersimpan dalam bentuk

penyimpanan informasi dan data lainnya di Bank, baik yang berupa dokumen

tertulis, catatan, tape/cartridge, print out komputer dan atau salinan,

merupakan alat bukti yang sah dan tidak akan dibantah keabsahan, kebenaran

atau keasliannya.


8. Atas pertimbangannya sendiri, Bank berhak untuk mengubah limit Transaksi

sebagaimana dimaksud butir 6 Syarat dan Ketentuan Internet Banking BRIS ini.


9. Semua komunikasi melalui e-mail yang aman dan memenuhi standar, dianggap sah,

otentik, asli dan benar serta memberikan efek yang sama sebagaimana bila hal

tersebut dilakukan secara tertulis dan atau melalui dokumen tertulis.


10. Bank tidak diwajibkan untuk melaksanakan setiap perintah baik yang

ditandatangani maupun tidak atau menjawab pertanyaan apapun yang diterima

melalui e-mail yang tidak aman. Nasabah Pengguna bertangung jawab sepenuhnya

bila mengirimkan informasi rahasia melalui email yang tidak aman.


11. Bank berhak menghentikan layanan Internet Banking BRIS untuk sementara waktu

maupun untuk jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh Bank untuk keperluan

pembaharuan, pemeliharaan atau untuk tujuan lain dengan alasan apapun yang

dianggap baik oleh Bank, dan untuk itu Bank tidak berkewajiban

mempertanggungjawabkannya kepada siapapun termasuk kepada Nasabah

Pengguna.


IV. User ID dan Password Internet Banking BRIS


1. User ID dan Password Internet Banking BRIS merupakan kode yang bersifat rahasia

dan kewenangan penggunaannya ada pada Nasabah Pengguna. User ID bersifat

tetap dan tidak dapat diubah kembali.


2. Nasabah wajib mengamankan User ID dan Password Internet Banking BRIS dengan

cara:

a. Tidak memberitahukan User ID dan Password Internet Banking BRIS kepada orang

lain.


b. Tidak mencatatkan Password Internet Banking BRIS pada kertas atau

menyimpannya secara tertulis atau sarana penyimpanan lainnya yang

memungkinkan diketahui orang lain.


c. Berhati-hati menggunakan User ID dan Password Internet Banking BRIS agar tidak

terlihat orang lain.


d. Sering mengganti Password Internet Banking BRIS secara berkala.


3. Dalam hal Nasabah Pengguna mengetahui atau menduga User ID dan Password

Internet Banking BRIS telah diketahui oleh orang lain yang tidak berwenang, maka

Nasabah Pengguna wajib segera melakukan pengamanan dengan melakukan

perubahan Password Internet Banking BRIS.


4. Apabila karena suatu sebab Nasabah Pengguna tidak dapat melakukan perubahan

Password Internet Banking BRIS maka Nasabah Pengguna wajib memberitahukan

kepada Bank. Sebelum diterimanya pemberitahuan secara tertulis oleh pejabat Bank

yang berwenang, maka segala perintah, transaksi dan komunikasi berdasarkan

penggunaan User ID dan Password Internet Banking BRIS oleh pihak yang tidak

berwenang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah Pengguna.


5. Penggunaan User ID dan Password Internet Banking BRIS mempunyai kekuatan

hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah

Pengguna, sehingga karenanya Nasabah Pengguna dengan ini menyatakan bahwa

penggunaan User ID dan Password Internet Banking BRIS dalam setiap perintah atas

transaksi Internet Banking BRIS juga merupakan pemberian kuasa dari Nasabah

Pengguna kepada Bank untuk melaksanakan transaksi termasuk namun tidak

terbatas untuk melakukan pendebetan rekening Nasabah Pengguna baik dalam

rangka pelaksanaan transaksi yang diperintahkan maupun untuk pembayaran biaya

transaksi yang telah dan atau akan ditetapkan kemudian oleh Bank.


6. Segala penyalahgunaan User ID dan Password Internet Banking BRIS merupakan

tanggung jawab Nasabah Pengguna. Nasabah Pengguna dengan ini membebaskan

Bank dari segala tuntutan yang mungkin timbul, baik dari pihak lain maupun

Nasabah Pengguna sendiri sebagai akibat penyalahgunaan User ID dan Password

Internet Banking BRIS .


V. Ketentuan Penggunaan m-Token BRIS

1. Nasabah Pengguna dapat melakukan proses aktivasi m-Token BRIS, setelah Nasabah

melakukan aktivasi finansial layanan Internet Banking BRIS di Kantor Cabang / Kantor

Cabang Pembantu / Kantor Kas Bank terdekat.


2. m-Token BRIS digunakan Nasabah Pengguna pada saat melakukan transaksi finansial

untuk mendapatkan nomor token yang dinamis.


3. m-Token BRIS hanya digunakan oleh Nasabah Pengguna dan tidak dapat

dipindahtangankan dengan cara apapun juga.


4. m-Token BRIS tidak dapat dipergunakan untuk tujuan-tujuan lain selain untuk

transaksi-transaksi finansial yang telah ditentukan oleh Bank.


5. Kode yang dihasilkan oleh m-Token BRIS sifatnya unik, dan hanya berlaku untuk

transaksi yang akan dijalankan. Sistem secara automatis akan melakukan validasi

data kode yang diinput untuk memastikan bahwa transaksi yang dilakukan adalah

sah dan sesuai dengan standar keamanan dari transaksi melalui Internet Banking

BRIS.


6. Nasabah Pengguna wajib menghubungi call center Bank untuk blokir layanan

Internet Banking apabila telepon selulernya hilang, kecurian, dipindahtangankan

kepada pihak lain atau penyebab lainnya seperti Nasabah Pengguna tidak dapat

menggunakan telepon selulernya karena rusak.


7. Bilamana terjadi penyalahgunaan m-Token BRIS oleh pihak-pihak yang tidak

bertanggung jawab sebagai akibat dari kelalaian Nasabah Pengguna, maka Bank

dibebaskan dari segala tuntutan/klaim/gugatan dari siapapun juga termasuk dari

Nasabah Pengguna sendiri.


8. Sebelum diterimanya pemberitahuan secara tertulis oleh Pejabat bank yang

berwenang, maka segala perintah, transaksi dan komunikasi berdasarkan

penggunaan User-ID dan Password oleh pihak yang tidak berwenang sepenuhnya

menjadi tanggung jawab Nasabah Pengguna.


VI. Limit Transaksi

1. Bank menetapkan limit transaksi finansial per hari yang dilakukan melalui layanan

Internet Banking BRIS sebagai berikut :

Fitur Nominal/ Hari Per Transaksi Transfer

Internal BRISyariah Rp 100.000.000,- Sesuai dengan jumlah nominal per hari Transfer


Online Antar Bank Rp 25.000.000,- dengan nominal per transaksi Rp 10.000.000,-


SKN (Sistem Kliring Nasional) nominal <= Rp 500.000.000,- dan nominal per hari


RTGS (Real Time Gross Settlement) > Rp 500.000.000,-. Sesuai dengan jumlah

nominal per hari Pembelian Rp 1.000.000,-. Sesuai dengan jumlah nominal per hari

Pembayaran Tagihan Sesuai dengan jumlah tagihan.


2. Perubahan limit transaksi finansial per hari akan diberitahukan kepada Nasabah

Pengguna dalam bentuk dan melalui sarana yang ditetapkan oleh Bank.


VII. Biaya Layanan


1. Semua biaya yang terhubung dengan pelaksanaan instruksi yang dilakukan melalui

layanan Internet Banking BRIS sepenuhnya menjadi beban dan tanggung jawab

Nasabah Pengguna dan untuk maksud tersebut Nasabah Pengguna dengan ini

memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet rekening Nasabah sesuai dengan

jumlah biaya yang timbul pada saat itu. Jumlah dan pelaksanaan pembayaran biaya –

biaya tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank.


2. Besarnya biaya yang dibebankan berikut perubahannya akan diberitahukan kepada

Nasabah Pengguna dalam bentuk dan melalui sarana yang ditetapkan oleh Bank.


VIII. Penghentian Layanan Internet Banking BRIS

1. Nasabah Pengguna mengajukan permohonan pengakhiran layanan Internet Banking

BRIS dengan mengisi Formulir Layanan E-Banking yang disediakan oleh Bank melalui

kantor Cabang / Kantor Cabang Pembantu / Kantor Kas Bank terdekat;


2. Nasabah Pengguna menutup rekening pada Bank;


3. Diterimanya laporan tertulis dari Nasabah Pengguna mengenai dugaan atau

diketahuinya Password Internet Banking BRIS oleh pihak lain;


4. Bank menemukan adanya penyalahgunaan rekening oleh Nasabah Pengguna

dan/atau pelanggaran hukum;


5. Bank melaksanakan sesuatu kewajiban penghentian akses layanan Internet Banking

BRIS karena keharusan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;


6. Bank mengalami gangguan sehingga menghentikan pemberian jasa layanan Internet

Banking BRIS tersebut dengan menyampaikan pemberitahuan kepada Nasabah

Pengguna baik secara lisan maupun tertulis;


7. Untuk melakukan aktivasi kembali karena penghentian akses layanan Internet

Banking BRIS, maka Nasabah Pengguna harus menghubungi Call BRIS atau

melakukan pendaftaran ulang di Kantor Cabang/ Kantor Cabang Pembantu / Kantor

Kas Bank terdekat.


IX. Force Majeure


1. Nasabah Pengguna membebaskan Bank dari segala tuntutan /klaim/gugatan apapun,

dalam hal Bank tidak dapat melaksanakan perintah dari Nasabah Pengguna baik

sebagian maupun seluruhnya karena kejadian-kejadian atau sebab-sebab di luar

kekuasaan atau kemampuan Bank termasuk namun tidak terbatas pada segala

gangguan virus komputer atau sistem Trojan Horses atau komponen membahayakan

yang dapat mengganggu layanan Internet Banking BRIS , web browser atau

komputer sistem Bank, Nasabah, atau Internet Service Provider, karena bencana

alam, perang, huru-hara, keadaan peralatan, sistem atau transmisi yang tidak

berfungsi, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, kebijakan pemerintah.


X. Lain-lain

1. Bukti perintah Nasabah Pengguna melalui layanan Internet Banking BRIS adalah

mutasi yang tercatat dalam Rekening Koran atau Buku Tabungan BRISyariah iB jika

dicetak.


2. Nasabah Pengguna dapat menghubungi Call BRIS 1500 789 atas setiap permasalahan

yang berkaitan dengan transaksi dan perubahan akses layanan Internet Banking

BRIS.


3. Bank dapat mengubah syarat dan ketentuan ini setiap saat dengan pemberitahuan

terlebih dahulu kepada Nasabah Pengguna dalam bentuk dan melalui sarana yang

ditetapkan oleh Bank.


4. Nasabah Pengguna tunduk pada ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang

berlaku pada Bank serta syarat-syarat pembukaan rekening dan syarat rekening

gabungan, termasuk setiap perubahan yang akan diberitahukan terlebih dahulu oleh

Bank dalam bentuk dan sarana yang ditetapkan oleh Bank.


5. Atas penggunaan layanan Internet Banking BRIS , setiap Nasabah Pengguna dibebani

biaya administrasi yang akan didebet oleh Bank dari rekening Nasabah Pengguna

yang ada pada Bank.


6. Segala kuasa yang diberikan oleh Nasabah Pengguna kepada Bank dalam Syarat dan

Ketentuan Internet Banking BRIS ini tidak akan berakhir karena sebab apapun

termasuk tetapi tidak terbatas pada sebab-sebab berakhirnya kuasa sebagaimana

dimaksud dalam pasal 1813 KUHP perdata, sampai terpenuhinya seluruh kewajiban

Nasabah Pengguna kepada Bank.


7. Nasabah menyatakan telah membaca, mengerti dan memahami Syarat dan

Ketentuan Internet Banking BRIS ini dan mengikat diri untuk tunduk dan patuh

melaksanakan seluruh Syarat dan Ketentuan tersebut di atas.

 

 Kebijakan Privasi dan Keamanan

Kebijakan Privasi dan Keamanan ini adalah bentuk perhatian BRISyariah terhadap nasabah BRISyaraih untuk menghargai dan melindungi setiap informasi pribadi pengguna situs (website)BRISyariah dan aplikasi E-Banking BRISyariah (Cash Management System, Internet Banking Personal, dan Mobile Banking BRISyariah).

Mohon Anda dapat membaca Kebijakan Privasi dan Keamanan ini dengan seksama untuk memastikan bahwa Anda memahami bagaimana informasi ini diberlakukan.

 

1. Kebijakan Privasi

·        

Data Nasabah merupakan rahasia Bank yang dilindungi oleh Bank dan mengacu pada ketentuan perundangan yang berlaku.

·        

BRISyariah tidak menjual, menukar atau memperlihatkan segala informasi yang berkaitan dengan nasabah atau pengunjung situsBRISyariah dan aplikasi E-Banking BRISyariah.

·        

Selama Anda mengakses situs dan aplikasi E-Banking BRISyariah BRISyariah, BRISyariah akan menggunakan cookie yang akan berakhir pada saat Anda keluar/logout.

·        

Semua transaksi perbankan Anda dan informasi rekening lainnya disimpan secara rahasia sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia serta kebijakan internal BRISyariah.

 

2. Kebijakan Keamanan

a. Sistem Pengamanan

 

Pengamanan yang digunakan untuk situs dan aplikasi E-Banking BRISyariah adalah sebagai berikut:

                       

- SitusBRISyariah:

 

Situs BRISyariah menggunakan Secure Socket Layer ("SSL") yang merupakan teknologi pengamanan yang 'mengacak' jalur antar komputer sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain.


 

                       

- Cash Management System (CMS)

 

Cash Management System BRISyariah menggunakan 3 (tiga) sistem pengamanan untuk melindungi akses dan transaksi Anda yaitu:

                       

a. Secure Socket Layer ("SSL")

 

SSL adalah teknologi pengamanan yang 'mengacak' jalur antar komputer sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain.

                       

b. User ID dan Password

 

CMS BRISyariah menggunakan user ID dan Password untuk setiap kali login ke halaman utama CMS BRIS.

                       

c. Hard token

 

Hard token adalah pengamanan tambahan yang digunakan pada setiap menjalankan aktifitas layanan finansial pada CMS

                       

- Internet Banking Personal (Ibank)

 

Internet Banking Personal BRISyariah menggunakan 3 (tiga) sistem pengamanan untuk melindungi akses dan transaksi Anda yaitu:

                       

a. Secure Socket Layer ("SSL")

 

SSL adalah teknologi pengamanan yang 'mengacak' jalur antar komputer sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain.

                       

b. User ID dan Password

 

CMS BRISyariah menggunakan user ID dan Password untuk setiap kali login ke halaman utama CMS BRIS.

                       

c. m-token

 

m-token adalah pengamanan tambahan yang digunakan pada setiap menjalankan aktifitas finansial dan beberapan transaksi non finansial yang akan dikirimkan kepada handphone nasabah dengan nomor yang berbeda untuk setiap transaksi.

                       

- Mobile Banking BRISyariah (mobileBRIS)

                       

- Operating System yang mendukung yaitu Android minimum version 2.1, iOS minimum version iOS 4.2, Blackberry minimum version S 4.7 (incl OS. 10), Windows Phone minimum version Windows 8.0.


 

                       

- Mobile Banking BRISyariah BRI menggunakan 3 (tiga) sistem pengamanan untuk melindungi akses dan transaksi Anda yaitu:

                       

a. Secure Socket Layer ("SSL")

 

SSL adalah teknologi pengamanan yang 'mengacak' jalur antar komputer sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain.

                       

b. PIN

 

PIN adalah 6 digit angka yang merupakan pengamanan tambahan yang digunakan pada setiap menjalankan transaksi Mobile Banking.

Tambahan keamanan Internet Banking Personal dan Cash Management System menggunakan metode time out session, dimana setelah beberapa menit tanpa aktivitas Nasabah, maka Nasabah akan otomatis keluar dari aplikasi.

.

 

                       

b. Proteksi Komunikasi E-Banking BRISyariah (Cash Management System, Internet Banking Personal, dan Mobile Banking BRISyariah).

 

BRISyariah menggunakan teknologi enkripsi Secure Socket Layer (SSL) minimal 256 bit untuk memproteksi komunikasi antara komputer atau smartphone Anda dan server BRISyariah selama Anda mengakses E-Banking BRISyariah.

Untuk memastikan proteksi komunikasi selama Anda mengakses E-Banking BRISyariah, Anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

                       

i. Periksa sertifikat SSL secara teratur untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk Internet banking yaitu https://ibank.brisyariah.co.id/dan CMS yaitu https://cms.brisyariah.co.id/ .

                       

ii. Apabila Anda menerima pesan yang menjelaskan bahwa sertifikat tidak sah, dimohon Anda tidak melanjutkan transaksi.

                       

iii. Pastikan bahwa pada browser Anda terdapat gambar gembok/kunci yang mengindikasikan bahwa halaman yang Anda akses saat ini dienkripsi dengan

 


 

 

                       

menggunakan SSL. Jika Anda tidak melihat gambar gembok/kunci, dimohon Anda untuk logout dan kemudian melakukan login kembali.

                       

iv. Pastikan bahwa Anda selalu keluar dari aplikasi untuk setiap selesai melakukan transaksi.

                       

v. Sebaiknya Anda tidak mengakses Ibank, CMS, ataupun Mobile Banking BRISyariah di warnet, wifi, atau di jaringan lain yang tidak dapat dipastikan keamanannya.

 

                       

c. Proteksi Akses E-Banking BRISyariah (Cash Management System, Internet Banking Personal, dan Mobile Banking BRISyariah).

                       

- Nasabah diwajibkan untuk memasukkan User ID dan Password sebelum Anda melakukan akses ke CMS dan Ibank.

                       

- Anda diwajibkan untuk mengubah Password saat anda melakukan log-in Ibank BRISyariah untuk pertama kalinya.

                       

- Untuk memastikan proteksi bagi Anda dalam melakukan akses ke Ibank, CMS, dan mobile BRIS, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut:

                       

i. Jagalah kerahasiaan User ID, Password, maupun PIN Anda, jangan diberitahukan kepada orang lain. Walaupun orang tersebut mengaku sebagai karyawan BRISyariah. BRISyariah tidak pernah menanyakan Password dan PIN Anda.

                       

ii. Gantilah Password/PIN Anda secara periodik. Jangan menggunakan Password/PIN yang mudah ditebak seperti: nama, alamat, tanggal lahir, dan lain-lain. Jangan menuliskan Password/PIN Anda di tempat dimana orang lain dapat membacanya.

                       

iii. Gunakan Password/PIN yang berbeda dengan Password/PIN yang Anda gunakan untuk mengakses situs lain.

                       

iv. Hubungi Call BRIS 1500789 jika Anda lupa/terblokir Password/PIN. Ikuti instruksi petugas kami bagaimana tindak lanjut yang harus diikuti.

 

                       

d. mToken, Hard Token, PIN dan Proteksinya

                       

i. mToken dan Hard Token ditujukan sebagai second layer security.

 


 

 

                       

ii. mToken yang digunakan untuk Ibank BRIS adalah soft token, dan menggunakan media handphone untuk setiap pengiriman kode mToken. Sedangkan Hard Token digunakan untuk CMS BRIS, dan PIN pada Mobile Banking.

                       

iii. Untuk registrasi finansial, nasabah wajib untuk mencantumkan nomor handphone, yang mana nomor tersebut akan digunakan untuk pengiriman mToken.

                       

iv. BRISyariah mewajibkan Anda menggunakan security mToken untuk menghasilkan kode mToken digunakan untuk mengotentikasi setiap transaksi finansial Anda dan sebagai tanda persetujuan Anda terhadap transaksi yang dilakukan.

                       

v. Anda harus memasukkan kode mToken yang dihasilkan oleh mToken BRISyariah jika Anda melakukan transaksi finansial seperti : transfer dana, pembelian dan pembayaran dan transaksi non finansial seperti : ubah alamat email.

 

                       

3. Tips Menggunakan E-Banking BRIS dengan Lebih Aman.

                       

a. Penggunaan Internet Banking:

 

Pastikan Alamat URL internet banking yang diakses adalah https://ibank.brisyariah.co.id dan terdapat logo SSL pada URL tersebut.

                       

b. Penggunaan CMS Banking:

 

Pastikan Alamat URL CMS banking yang diakses adalah https://cms.brisyariah.co.id dan terdapat logo SSL pada URL tersebut.

                       

c. Penggunaan Mobile Banking

                       

- Pastikan anda hanya menginstall aplikasi BRISMobile yang terdapat di Google Play Store dan disediakan oleh PT Bank BRISyariah.

                       

- Klik "read more" atau "baca selengkapnya" untuk memastikan aplikasi disediakan oleh PT Bank BRISyariah.

                       

- Pastikan Value "allow installation of apps from unknown source" pada menu pengaturan secara default terdisabled/tidak aktif.

 

d. Penggunaan Password

                       

- Jaga selalu kerahasiaan userid, password, serta m-Token anda.

                       

- Segera hapus mToken yang masih tersisa dan tidak digunakan lagi.

                       

- Jangan Pernah menggunakan pilihan "save password" di browser yang keamanannya tidak terpercaya.

                       

- Secara rutin lakukan perubahan password dan jangan menggunakan kombinasi yang mudah ditebak, seperti Nama dan Tanggal lahir.

                       

e. Penggunaan Antivirus

                       

- Install Antivirus pada pc/laptop/perangkat mobile yang anda gunakan untuk bertransaksi.

                       

- Pastikan antivirus selalu update.

                       

f. Penggunaan Sistem Operasi.

                       

- Gunakan Sistem Operasi yang berlisensi pada pc/laptop yang anda gunakan untuk bertransaksi. Jangan menggunakan sistem Operasi Bajakan.

                       

- Pastikan Sistem Operasi yang digunakan selalu update.

 

Waspada!

                       

- Pastikan anda bertransaksi menggunakan media komputer yang aman, tidak dari tempat publik atau media lain yang keamanan transaksinya tidak terjamin.

                       

- Setelah melakukan transaksi, segera hapus history transaksi anda menggunakan pilihan clear cache yang tersedia setelah anda logout.

                       

- Segera hubungi Call Center BRISyariah di 1500789 apabila anda menemukan kejanggalan atau perbedaan alur proses pada transaksi anda.

 

*BRISyariah dapat mengubah kebijakan privasi dan informasi pengamanan ini setiap saat untuk tetap menyesuaikan dengan situasi dan teknologi terbaru.