BRISyariah Kediri Relokasi Kantor untuk Tingkatkan Pelayanan

Hari ini, Kamis (16/2), secara resmi BRISyariah merelokasi kantor cabang Kediri di Ruko Hasanudin Business Centre Jalan Hasanudin 21B, Kediri.

KEDIRI, JITUNEWS.COM - Hari ini, Kamis (16/2), secara resmi BRISyariah merelokasi kantor cabang Kediri di Ruko Hasanudin Business Centre Jalan Hasanudin 21B, Kediri. Peresmian relokasi tersebut dihadiri oleh Direksi BRISyariah, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kepala Kantor OJK Kediri Slamet Wibowo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto dan sejumlah undangan penting lainnya.

“Di tengah meningkatnya kemunculan pihak asing dalam industri perbankan nasional Indonesia, BRISyariah yang didirikan atas prakarsa anak-anak bangsa dan dimiliki sepenuhnya oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan semangat melayani dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Dan BRISyariah bertekad untuk menjadi bank milik sendiri, milik rakyat Indonesia," ujar Direktur Utama BRISyariah Moch. Hadi Santoso saat memberi sambutan dalam acara tersebut.

Hadi melanjutkan, sebagai pemegang saham mayoritas, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengharapkan agar BRISyariah dapat menggali potensi bisnis syariah dari bangsa yang memiliki populasi Islam terbesar di dunia. Kehadiran BRISyariah di Kediri ini merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya dalam pembangunan ekonomi kota Kediri.

“Bila mencermati perkembangan cabang BRISyariah Kediri, maka dapat disampaikan bahwa BRISyariah Kediri dalam kurun waktu 1 (satu) tahun ini mengalami pertumbuhan yang signifikan,” ujar Hadi.

Hadi menambahkan, pada posisi Desember 2016, pembiayaan yang disalurkan kantor cabang Kediri mencapai Rp 241 milyar atau mengalami peningkatan sebesar 14,8% dibandingkan per posisi 31 Desember 2015. Sebagian besar pembiayaan yakni sejumlah 73,8% tersalurkan pada usaha produktif (segmen mikro dan ritel) sedangkan sisanya sebesar 26,3% disalurkan kepada pembiayaan konsumer.

Di sisi lain, penghimpunan dana masyarakat yang berhasil dihimpun BRISyariah pada periode yang sama mencapai Rp. 249 Miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 14% dari posisi Desember 2015 sebesar Rp. 219 Miliar. 

Data tersebut diatas menunjukkan bahwa BRISyariah telah turut berpartisipasi membantu pengembangan dan pembangunan ekonomi masyarakat Kediri. Di sisi lain, masyarakat Kediri merupakan masyarakat yang produktif, dibuktikan dari data pembiayaan mikro dan ritel yang lebih tinggi dibandingkan pembiayaan konsumtif. 

Dalam melaksanakan tujuan mulia dari induknya, BRISyariah mencanangkan visi Menjadi Bank Ritel Modern dengan Ragam Layanan Finansial sesuai Kebutuhan Nasabah dengan Jangkauan Termudah untuk Kehidupan Lebih Bermakna. 

Berbagai langkah strategis, telah dan sedang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut agar menjadi kenyataan. Langkah strategis yang utama adalah membangun platform sistem teknologi informasi yang handal, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan segmen pasar yang ingin dilayani BRISyariah. 

Dilengkapi dengan sistem pembayaran sebagaimana layaknya bank ritel yang modern, termasuk menjadi bagian dari jaringan ATM BRI, ATM Bersama, serta ATM Prima; di samping akses layanan lainnya seperti : mobileBRIS, SMS Banking, internet banking, serta branchless banking; BRISyariah memberikan kebijakan 7 Faedah dari Tabungan Faedah BRISyariah. 

BRISyariah juga berperan aktif untuk melakukan sosialisasi perbankan syariah diantaranya melalui event iB-vaganza (Islamic Banking Vaganza) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk yang akan dilaksanakan nanti tanggal 17-19 Februari 2017 di Kediri.

"Langkah strategis yang dilakukan BRISyariah adalah melakukan revitalisasi dan relokasi beberapa kantor cabang yang semula dirasakan kurang mendukung untuk memberikan layanan prima kepada Nasabah, kemudian direlokasi ke tempat yang lebih strategis seperti kantor cabang Kediri ini, demi kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi layanan BRISyariah. Diharapkan relokasi kantor cabang ini mencerminkan pola layanan bank ritel modern," pungkas Hadi

Dalam peresmian tersebut BRISyariah memberikan bantuan CSR senilai Rp 79.200.000,- yaitu beasiswa untuk 44 putra putri guru mengaji dan marbot yang ada di Kediri. Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama BRISyariah dan diterima oleh Walikota Kediri.