BRI Syariah Biayai KPR Rp25-Rp80 Jt

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) masuk ke dalam bisnis kepemilikan kredit rumah dalam program  Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Pihaknya memberi plafon kepemilikan rumah antara Rp25 juta-Rp80 juta.

"Program ini diberi nama KPR Sejahtera BRI syariah iB. Kita memberikan kemudahan bagi PNS, TNI/Polri dan karyawan swasta yang memiliki gaji pokok antara Rp2,5 juta-Rp4,5 juta untuk memiliki rumah, dengan jangka maksimal 15 tahun. Pagu pembiayaan yang kami sediakan dalam rentang Rp25 juta-Rp80 juta dan rentang margin tetap dari 8,15-8,5 persen selama proses pembiayaan, dengan akad murabahah," ungkap Chief of Retail Banking BRI Syariah Khairullah di kantornya, Jalan Abdul Muis, Jakarta, Selasa (25/10/2011).

Menurut Khairullah, rumah yang disediakan ini bertipe 36 dengan luas maksimal 60 meter persegi. Sampai saat ini, pihaknya sendiri telah menerima 200 aplikasi permohonan pembiayaan KPR tersebut.

"Target kami Desember sudah bisa dicairkan. Lokasinya memang di second city mengarah kepada target market kita. Lokasi yang sudah disediakan di antaranya di Pekanbaru dan sekitar Jakarta," tambah dia.

BRI syariah sendiri menargetkan pihaknya dapat menyalurkan sekira lima ribu unit rumah. Sebagai informasi, sebelum masuk ke bisnis FLPP, BRI syariah telah memiliki program pembiayaan KPR dengan program BRI Syariah iB yang sampai September ini outstanding pembiayaannya sekira Rp1,1 triliun. Sampai akhir tahun sendiri ditargetkan mencapai Rp1,2 triliun. (wdi)